Beranda

Kamis, 16 Januari 2014

BBM Bodong


          Semua bermula ketika aku menerima pesan sms dari nomer yang belum ku kenal.

 "ini pin BB aku yang baru invite yaa, 26030b00 DEDDY." Bunyi sms yang menyasar kepadaku.

"Deddy ???" segera pikiranku melayang kepada temanku yang benama Deddy yang kebetulan juga merupakan teman yang ada dikontak bbm ku.

"Ternyata bukan". Sedikit bergumam setelah ku invite dan mengetahui ternyata itu bukan Deddy temanku.

Awalnya aku tidak tertarik dengan status-status yang dibuat oleh si Deddy baru ini (Deddy yang baru ku invite pin bb nya), dalam status yang dibuatnya dia menawarkan berbagai jenis handphone bermerek dengan harga jauh dibawah harga pasaran. Bahkan tak jarang dia juga membroadcast informasi produk-produk yang dia jual.

        Hingga pada akhirnya, minggu 5 januari 2014, aku yang biasanya tidak tertarik dengan serangan broadcast yang dia lancarkan mulai terusik ketenanganku.

"Bener ni mas beli satu gratis satu ?" tanyaku berbasa-basi kepada si Deddy baru yang menulis buy one free one di status bbm nya.

"iya mas." si Deddy baru membalas

"Ah...mana mungkin handphone bermerek begitu dijual murah." pikiranku berbisik.

Ke esokan harinya, kembali, ketenanganku terusik pleh broadcast-broadcast si Deddy baru yang menawarkan handphone murah.

"Beneran ni mas gratis satu ?" pertanyaan sama yang kembali ku lontarkan padanya.

"Iya mas." jawaban yang sama pula yang dikeluarkannya.

"Kalo beli bb Z10 gratis bb yang sama juga ?" tanyaku penasaran.

"iya mas gratis barang yang sama." jawabnya

"Bisa minta tes timoni mas ?" ku ajukan syarat agar lebih meyakinkan.

"iya mas,sebentar ya" balasan yang ku terima darinya.

"ini mas sebagai bukti, identitas kami jadi jaminannya". sebuah foto identitas kependudukan terlampir dalam pesannya.

         Mendengar jawaban itu pertahananku mulai goyah, aku yang biasanya cuek bahkan tidak pernah percaya dengan promosi-promosi seperti itu mulai terpengaruh.

"kalau kita mau pesan gimana caranya mas ?" tanyaku mulai tertarik

"Kirim alamat rumah, nomer telfon, jenis barang yang dipesan, jumlah barang, harga barang." bunyi jawaban pesan bbm nya.

Karena sudah tertarik dengan tawaran yang diberikan aku pun mengirim pesan sesuai format yang ia perintahkan.

"Kalau sudah silahkan mas transfer sesuai dengan harga barangnya ya mas, kemudian bukti transfernya mas foto dan kirim ke kami." bunyi balasan pesan darinya.

Aku pun menuruti yang diperintahkannya, bergegas ku kendarai sepeda motorku menuju ke ATM terdekat yang ada disekitar rumah ku.

"Beneran gak ya ?" muncul keraguan ketika aku memasuki ruang ATM.

"Jangan...bisa jadi dia penipu" seakan hati kecilku berbisik mengingatkan.

"Lakukan saja, ini bisa jadi peluang bisnis baru bagimu." seru bagian sisi hati emosiku.

         karena sejak awal aku ingin membisniskan kembali barang pesananku tersebut aku pun mengikuti perkataan bagian sisi hati emosiku.

ku transfer sesuai harga barang tersebut, kemudian ku foto dan ku kirim bukti transferan sesuai permintaannya (harga barang 3 juta rupiah).

"Sudah ku transfer mas, silahkan dicek." segera aku menghubunginya dan memberikan konfirmasi.

"Oh, iya mas." jawabnya membalas

"Kira-kira dikirim kapan mas ?" segera aku meminta kejelasan.

"Nanti sore segera kami kirim mas." jawabnya meyakinkan.

Selang 10 menit dia mengirimkan foto yang menunjukan bingkisan yang tertera nama, alamat, lengkap dengan nomer hp ku.

"Kurir kami sedang menuju JNE mas." imbuhnya sambil menberitahukan bahwa anak buahnya sedsang menuju ke perusahan [engiriman barang.

"Ini kan hari minggu, mana mungkin JNE buka ?" kembali keraguan muncul dalam benak ku.

"Ah.. itu urusan mereka, yang penting bisnis...bisnis...bisnis" pikiran ku yang lain menyerang.

Hari pun mulai memasuki malam, seperti biasa aku menikmati malam dengan membaca buku dan menonton acara tv favorit ku.

"Kriiing....kring...kring !!!!! nada ponsel ku mengagetkan ku tepat pukul 21.00

"Hallo pak .... ini saya Deddy dari toko Mulana shop." sebuah suara pada mengingatkanku pada seorang penjual handphone tadi sore.

"Oh, iya pak... ada apa ?" tanyaku dengan nada penasaran

"Begini pak, kurir kami sudah berada di JNE, tapi mereka dihadang oleh petugas bea cukai."

"Trus maksudnya ?" tanyaku penasaran

"Jadi jujur pak, sebenarnya barang kami itu barang-barang BM (sebutan untuk barang black market / ilegal), nah barang-barang kami disita oleh petugas bea cukai." imbuhnya memberi penjelasan.

"Loh itu kan urusan Anda, Anda yang bertanggung jawab dong." jawabku dengan nada ketus.

"Iya pak ini memang kesalahan kami, kami mohon maaf atas kesalahan kami, kami akan bertanggung jawab tentang hal ini, tapi pak kami mohon bapak bantu kami." mintanya padaku.

"Bantu gimana ?" tanyaku dengan nada sedikit kesal.

"Barang bapak bisa dikirim, tapi petugas bea cukai meminta jaminan sesuai dengan harga barang pesanan bapak."

"Loh bapak dong yang bayar, bapak kan yang harus tanggung jawab" jawab ku dengan nada tinggi.

"Iya pak tapi mereka minta harus pembelinya yang membayar uang jaminan. Bapak gak usah takut pak, begitu uang sudah bapak transfer 10 menit kemudian akan di transfer balik ke rekening bapak, ini hanya sebagai bukti jaminan saja pak." katanya berusaha meyakinkan ku.

        Perdebadan hebat terjadi, aku yang mulai emosi tanpa sadar mulai berbicara dengan nada tinggi. Tapi aku masih tetap kekeh pada pendirian ku bahwa bagaimanapun juga harus dia yang bertanggung jawab membayar uang jaminan itu.

Hingga pada akhirnya keluar kata-kata yang tak kuduga keluar dari mulutnya.

"Bapak dengar baik-baik Pak, tolong dengar baik baik-baik karena ini bukan hanya menyangkut nama baik saya, tetapi juga nama baik perusahaan saya. Demi nama Allah pak, jika dalam waktu paling lama 30 menit uang jaminan bapak tidak kembali maka saya dan keturunan saya, bahkan sampai ketujuh turunan saya akan merugi." Dengan nada seperti orang terisak si Deddy baru mengucap sumpah.

Mendengar sumpahnya itu entah mengapa hatiku mulai luluh

"Iya sudah, saya pegang kata-katamu." dengan nada sedikit ragu aku menjawab.

"Kalo bisa jangan sampai lewat jam 12 malam Pak." timpalnya masih dengan nada memohon.

"Iya, ini mau jalan ke ATM." jawabku dengan nada lemas.

        Dengan mengendarai motor aku berjalan menuju galeri ATM terdekat dari rumahku. Ku transfer sejumlah uang sesuai dengan jaminan yang merupakan sama dengan harga hand phone pesananku itu, 3 juta rupiah.

"Huh....sialan, awas kalau bohong semoga kau dimakan sumpahmu." gerutuku sembari membelah dinginnya malam kembali menuju rumah.

Sampai dirumah aku mulai berusaha berfikir jernih. Aku mulai menebak-nebak gelagat penipuan disini. Mulai dari harga ponsel yang murah, JNE yang buka di hari minggu bahkan buka sampai malam, petugas bea cukai yang merazia malam-malam, sampai permintaan jaminan yang nominalnya seharga barang yang aku pesan.

"Sialan .... !!!! aku kena tipu." gumamku sambil menyadari yang baru saja terjadi padaku.

Jam menunjukan pukul 02.15 aku masih menuggu janji si Deddy baru mengembalikan uang jaminan ku.
Karena mulai gelisah aku menghubungi nomer si Deddy baru.

"Nomer yang Anda tuju sedang sibuk cobalah beberapa saat lagi." bukan si Deddy yang menjawab melainkan jawaban dari operator seluler yang aku dapat.

"Kampreeeeeet.... !!!!!!" nada keras keluar dari mulutku.

"Ya sudah besok pagi saja aku hubungi lagi, lebih baik sekarng aku tidur." pikiranku menenangkanku.

Ke esokan paginya si Deddy baru menelepon, tapi kali ini dia menggunakan nomer baru.

"Mana uang jaminannya ?" tanyaku langsung dengan nada tingi.

"Iya pak kami akan transfer, tapi begini pak kemarin kami salah kirim barang orang ke alamat bapak, total barang itu senilai 18 juta." jawabnya menimpali.

"Itu urusan kamu, bukan urusan ku. Yang penting saya mau uang ku kembali." jawabku masih dengan nada tinggi.

"Iya pak, tapi kami mohon jika barang yang 18 juta sudah sampai di alamat bapak, tolong diganti ya pak, atau kalau tidak tolong kirim barang itu kembali kesini." tipalnya yang membuat ku semakin jengkel.

"Iya, tapi yang penting sekarang kau kasih kembali uang ku semua, saya tidak jadi pesan barangmu. Kembalikan semua uangku !!!!!." dengan nada berapi-api aku membentaknya.

"Iya pak, sekarang bapak ke ATM nanti setelah itu tolong bapak foto saldo bapak sebagai bukti." dia berusaha meyakinkanku lagi

"Sudah, transfer saja nanti kalau sudah masuk uangnya saya kasih tau." jawabku dengan nada yang belum turun.

"Iya Pak, nanti ada kode-kode yang harus bapak masukan. Jadi bapak harus ke ATM sekarang pak."

Sambil tertawa kecil saya menjawab   "weiii  kampret ..... saya sudah bertahun-tahun kerja dibank dan gak ada kode-kode untuk terima transferan uang, kampret."

"Oh ya sudah, tut..tut..tut." jawabnya disusul suara telfon yang di tutup.

Setelah itu nomer si Deddy baru sudah tidak bisa dihubungi, kontak bbm nya pun sudah menghilang dari kontak bb ku, mungkin dia sudah mendeletnya. Dan uang 6 juta pun lenyap dalam waktu sehari.











Minggu, 30 Juni 2013

Kisah Sukses : Elang Gumilang


Add caption



       Adalah Elang Gumilang , wirausaha yang sukses membangun bisnis perumahan bertipe 22/60. Tangan dinginnya menelurkan apa yang selama ini jarang dilakukan  pengembang kawakan untuk menciptakan perumahan khusus orang miskin.

       Elang terlahir dari keluarga yang lumayan berada, namun bergaya hidup bersahaja. Jiwa wirausaha Elang mulai terasah saat ia duduk dibangku kelas 3 SMU. Ia mempunyai target setelah lulus SMA harus mendapatkan uang Rp 10 juta untuk modal kuliah. Tanpa sepengetahuan orang tuanya ia berjualan donat keliling sekolah-sekolah dasar di Bogor. Namun akhirnya orang tuanya tahu juga, Elang disuruh berjualan karena UAN.

       Dilarang berjualan donat tak lantas membuatnya berhenti mencari cara untuk    mendapatkan uang. Pada 2003, ketika IPB mengadakan lomba Java Economic Competition se-Jawa, Elang mengikutinya dan berhasil memenanginya. Begitu pula saat Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia menyelenggarakan kompetisi ekonomi, Elang mendapatkan juara tiga. Hadiah uang yang di dapatkannya dikumpulkan untuk modal kuliah.

       Setelah lulus SMA elang melanjutkan kuliah di Fakultas Ekonomi IPB. Saat itulah dengan bermodalkan uang satu juta rupiah ia berniat memiliki bisnis usaha. Awalnya uang itu ia belikan sepatu, yang lantas dijual ke asrama mahasiswa IPB. Dalam waktu sebulan ia bisa mengantongi uang Rp 3 jutaan. Sayang setelah berjalan beberapa tahun supplier yang digunakannya menurunkan kualitas sepatu, bisnis itu pun sirna.

       Ia melihat lampu-lampu redup dikampus IPB sebagai sebuah peluang bisnis pengadaan lampu. Elang mencoba menerapkan strategi bisnis tanpa modal. Bermodal surat dari kampus ia melobi perusahaan lampu Philips untuk menyetok lampu ke kampusnya. Setiap penjualan ia bisa mengantongi Rp 15 juta. Namun karena bisnis ini bersifat musiman dan perputaran uang lambat, ia berpikir mencari bisnis yang lain. Setelah melihat celah di bisnis minyak goreng, Elang mulai menekuni jualan minyak goreng ke warung -warung. Tapi karena bisnis ini 80% menggunakan otot ia lalu berhenti berjualan.

      "Setelah menyadari apa kekurangan saya,saya sholat istiqarah. Setelah sholat istiqarah saya bermimpi melihat bangunan-bangunan di Manhattan City. Setelah bertanya kepada orang yang di dalam mimpi : itu siapa yang membangun ? kata orang didalam mimpi : itu kan Anda sendiri". begitu ia bercerita.

       Ilham dari Atas diperolehnya, bisnis propertilah yang ditunjukan Tuhan untuknya. Ia membeli sepetak tanah dan membangun rumah pertamanya. Modal diperoleh dari teman semasa SMA maupun kuliah. Rumah sederhana berukuran 22 meter persegi dengan luas tanah 60 meter persegi itu langsung berpindah tangan ketika dibangun. Terbukti, orang haus akan rumah murah seharga 25-37 juta rupiah.

       Saat itu, jumlah pekerja Elang baru sekitar tujuh orang untuk mengurusi administrasi hingga pemasaran. Namun lambat laun bisnisnya ini berkembang. Dari satu unit bertambah menjadi tiga unit, bertambah terus sampai lebih dari 200 an rumah dibangunnya. Nilai jual objek pajak ( NJOP ) tanah yang tadinya hanya Rp 50 ribu misalnya, kini melejit hingga lima kali lipat dalam dua semester.

       Omzet pertahunnya pasti bikin pengusaha manapu berdecak kagum, karena tak kurang dari Rp 20 miliar per tahun dapat ia bukukan. Belum lagi dari kontrak pre periodik terbarunya menambah Rp 80 miliar sampai Rp 100 miliar ke bisnisnya. Namun ia tak puas sampai disitu, target yang dicanangkannya tak tanggung-tanggung. Perusahan Semesta Guna Grup miliknya ingin membangun 2000 unit rumah sedrhana. Dan juga ia bercita - cita mendirikan perusahaan yang mempekerjakan 100 ribu orang.

Kamis, 27 Juni 2013

Tips Berbisnis Online



         Di zaman sekarang ini, kemajuan tekhnologi sangat membantu manusia dalam menjalankan bisnis mereka. Dengan kemajuan tekhnologi pula kini banyak kegiatan bisnis, tak terkecuali bisnis yang dijalankan dengan sistem online.


         Saya akan membagikan beberapa tips berbisnis online yang baik :

  1. Tentukan Tujuan.

    Anda harus memikirkan tujuan, tentang sektor bisnis online apa yang hendak dilakoni. Kemudian mantapkan tujuan Anda, dengan begitu Anda dapat berkonsentrasi pada bisnis Anda.
  2. Riset Pasar.

    Lakukanlah riset pasar atas bisnis yang akan Anda geluti. Melakukan riset pasar adalah cara baik untuk mengetahui potensi bisnis Anda.
  3. Jangan Ditunda.

    Jika sudah menentukan tujuan bisnis online Anda maka segera lakukanlah. Karna biasanya semakin Anda sering menunda maka rencana dan tujuan bisnis yang sudah Anda bangun akan hilang begitu saja.
  4. Perlahan Tapi Pasti.

    Melakukan bisnis online bukan kerja dalam sehari saja. Namun memerlukan proses dan konsistensi yang terus menerus.
  5. Perluas Jaringan.

    Suatu bisnis pastilah membutuhkan jaringan yang luas untuk mengembangkannya. Manfaatkanlah media-media sosial untuk memperluas jaringan Anda. Dan alangkah lebih bagus jika Anda melakukan silaturahmi langsung kepada teman-teman Anda sambil memperkenalkan bisnis online Anda.

          Demikian beberapa tips dari saya untuk memulai bisnis online, semoga dapat bermanfaat untuk Anda.


TETAP SEMANGAT dan ...



SALAM SUUKKSSEEESSS ..... !!!!!!!

Jumat, 21 Juni 2013

Ide usaha

Dibulan puasa pasti banyak orang yang mencari makanan atau minuman yang manis-manis, sebagai seorang entrepreneur kita harus pandai-pandai memanfaatkan peluang tersebut. Berikut video salah satu ide usaha yang menjanjikan dibulan puasa dan semoga bisa menginspirasi kita :)

Rabu, 19 Juni 2013

Tips meningkatkan penjualan

             Sebagai seorang entrepreneur pasti mengenal yang namanya Penjualan, baik itu berupa produk maupun jasa. Tujuan dari penjualan tersebut tentu saja untuk meningkatkan omset dan keuntungan. Untuk meningkatkan penjualan produk maupun jasa diperlukan cara pemasaran yang kreatif.

            Berikut ini beberapa tips umtuk meningkatkan penjualan Anda :

  1. Informasikan kelebihan kita dibanding pesaing. Cara ini bisa kita lakukan lewat beberapa media promo misalnya website, brosur, social media dll.
  2. Berikan diskon khusus jika konsumen membeli dalam jumlah besar atau jumlah tertentu. Tujuannya agar konsumen membeli lebih banyak.
  3. Buatlah paket produk dan berikan gimmick hadiah jika konsumen membeli dalam jumlah besar atau jumlah tertentu.
  4. Berikan garansi ke konsumen, tujuannya agar konsumen yakin dengan produk kita. Ketika konsumen yakin, harapannya potensi pembelian semakin besar.
  5. Permudah pemesanan produk, misalnya konsumen bisa memesan produk kita melalui sms, bbm, twitter atau phone.
  6. Menjual melalui channel Reseller, reseller bertujuan untuk meningkatkan penjualan produk kita.
     
  7. Mendirikan toko online, semakin mudahnya orang mengakses internet merupakan peluang bagi kita untuk menjual produk kita.

         Demikian tips yang bisa saya bagikan untuk menambah omset dan penjualan Anda... semoga dapat bermanfaat   :)




TETAP SEMANGAT !!!!!!! dan


SALAM SUKSEEEESSS .... :)

Senin, 17 Juni 2013

Apa itu wirausaha ?

           Kewirausahaan merupakan fenomena yang cukup populer dewasa ini, dan memungkinkan akan menjadi pola dan tatanan baru dalam kehidupan masyarakat. Dalam pengertian yang sederhana dapat dinyatakan bahwa kewirausahaan merupakan wujud dari sesuatau, baik barang maupun jasa yang diciptakan oleh pengusaha (entrepreneur) melalui proses inovasi dan kreasi. Seseorang dapat dikatakan wirausaha apabila yang bersangkutan memiliki kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru atau mewujudkan sesuatu yang sebelumnya belum ada menjadi ada.



           Peranan wirausahawan (entrepreneur) sangat krusial, baik sebagai gap filter maupun input completer. Peran itu berarti mendinamisasikan perekonomian atau bahkan penopang yang menahan gerak perekonomian pada masa resesi. Peranan krusial ini pada masa pasang maupun masa surut dari suatu sistem perekonomian bangsa. Jadi, peran penting dari wirausahawan tersebut tidaklah terbantahkan.
         
           Bagaimana jika wirausahawan tidak ada ? ketiadaan peran kaum wirausahawan akan menyebabkan hambatan yang berarti bagi kemajuan ekonomi pada bangsa yang bersangkutan.

           Adapun sifat-sifat yang harus dimiliki oleh seorang wirausahawan adalah :
  1. Suka terhadap tantangan-tantangan yang membawa dirinya pada keinginan untuk mencoba tantangan tersebut.
  2. Resiko bukan faktor yang paling dipertimbangkan dalam melakukan sesuatu.
  3. Kepercayaan akan kemamp[uan diri melebihi dorongan dari orang lain.
  4. Berani menerima kegagalan dan menjadikan kegagalan itu sebagai pembimbing utama.
  5. Suka dan dapat bergaul dengan orang lain.
  6. Berorientasi kemasa depan.

          Apakah Anda sudah memiliki sifat-sifat wirausahawan diatas ? Jika sudah mari tumbuhkan semangat wirausaha demi kemajuan bangsa kita..... :)


TETAP SEMANGAT dan....


SALAM SUKSES ..... !!!!!!!







Kamis, 13 Juni 2013

Build Networking


Build Networking
        
          
What is Networking? Networking intent here is link or the network about how you as an entrepreneur to obtain good friend in business. Has a fairly extensive business network will certainly allow you to run the business. Many benefits can you get from the network of business you have. Ranging cooperation in the field of capital, facilitate you in business marketing, as well as not rule out the possibility that some of the obstacles you face in business can be solved with the help of a business network that you build.Then, how to expand the business network?Here are some surefire ways to memprluas business network that you may run:

         
First, start by increasing your acquaintance.
     
         
Many entrepreneurs who managed to build a strong business network, begins with an introduction that leads into a solid business partner. Therefore, do not hesitate to multiply contacts, and open up a new network to develop the business that you are running.

         
Second, do not ever forget your business cards.

         
The existence of a business card into the main weapon in expanding your business network. Because the card into one identity that will allow people to be able to contact you.

         
Third, join a forum or community of entrepreneurs in your city.

         
This is an effective way to help you build a network of new business, because the forum will provide an opportunity for you to get to know a lot of entrepreneurs who have various types of business.

        
Fourth, do some activities to introduce your business to the general public.

       
For example, by following the various activities of the cast, promoted through the mass media, or occasional business training and seminars held the required public and other businesses, so that your business presence known more and more people and peluan you to get a new business network more wide open.

        
Fifth, build their good relations with all relationships.

       
Strong business networks will be realized from the good relationship that you build. Therefore, keep your relationships with all your colleagues and make sure that both sides no one feels aggrieved that the solid relationship that is built up to create a mutually beneficial cooperation.

       
Sixth, follow the seminar.

       
Take advantage of a variety of activities that involve business people, such as seminars or traning. By attending and participating in it, you can know the world of business as well as interact with the speaker, entrepreneur or other businesses.

       
Seventh, impression.

       
When you meet new people, give a good impression and warm. Because the first impression that your show will be very influential in subsequent communications.

       
Eighth, the magic of words.

       
The words that come out of your mouth must be considered, because it is part of the impression as well. In addition to polite words and straightforward, using the words of praise that is not excessive also seems to deserve inserted. Try saying the word "WOW" or "WAH" when the other person delivering the things that show achievement.

       
Ninth, promote

       
Do not forget to promote your business. Ease of access to technology and the internet can now easily be enjoyed by many people. Take advantage of these things.


      
The essence of all that is "how do you communicate". Communication by way of a good and beautiful will make you easily recognizable and memorable. Now is not the time anymore to feel inferior, then take action!